📌 Berita Sekolah

SMP Negeri 3 Kota Pontianak Awali MPLS 2026 dengan Program GAMAS, Bangun Karakter Murid Baru Sejak Hari Pertama

📅 14 July 2026 🏫 SMP Negeri 3 Pontianak
SMP Negeri 3 Kota Pontianak Awali MPLS 2026 dengan Program GAMAS, Bangun Karakter Murid Baru Sejak Hari Pertama

Pontianak, 13 Juli 2026 – SMP Negeri 3 Kota Pontianak secara resmi membuka pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan mengusung tema "Mengenal Sekolah, Membangun Karakter Hebat" sebagai wujud komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi seluruh murid baru. Pembukaan MPLS diawali dengan pelaksanaan Program GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah). Program ini mengajak para ayah untuk mengantar putra-putrinya ke sekolah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan dan penguatan peran keluarga dalam membangun karakter anak sejak hari pertama memasuki jenjang pendidikan baru.
Kehadiran para ayah bersama keluarga menciptakan suasana hangat dan penuh semangat di lingkungan SMP Negeri 3 Kota Pontianak. Para murid baru tampak antusias memasuki gerbang sekolah dengan didampingi orang tua sebelum mengikuti rangkaian kegiatan MPLS yang telah disiapkan. Setelah seluruh peserta berkumpul, kegiatan MPLS dibuka dengan Salam Sapa Murid Baru yang dilaksanakan sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan menyambut para murid dengan penuh keakraban sebagai bentuk komitmen menghadirkan sekolah yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Kepala SMP Negeri 3 Kota Pontianak menjelaskan bahwa tema "Mengenal Sekolah, Membangun Karakter Hebat" dipilih agar murid baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki karakter yang baik sejak awal memasuki jenjang pendidikan di SMP.
"Melalui tema ini, kami berharap setelah mengikuti MPLS, anak-anak memiliki karakter yang baik. salah satu karakter yang ingin kami tanamkan adalah budaya 3S (Senyum, Salam, dan Sapa). Kami ingin ketika mereka bertemu teman, guru, orang tua, maupun tamu yang datang ke sekolah, anak-anak terbiasa menunjukkan sikap yang santun melalui senyum, salam, dan sapa. Selain itu, kami juga berharap murid-murid kelas VII mampu meraih prestasi yang membanggakan, bahkan melanjutkan dan meningkatkan berbagai prestasi yang telah diraih oleh kakak-kakak kelas mereka. Dengan bekal karakter yang kuat dan semangat berprestasi, kami optimistis mereka akan siap menyongsong masa depan dan menghadapi berbagai tantangan pada tahun-tahun mendatang," ujar Kepala SMP Negeri 3 Kota Pontianak.
Rangkaian kegiatan hari pertama kemudian dilanjutkan dengan pengenalan diri yang memberikan kesempatan kepada murid baru untuk saling mengenal serta membangun rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan teman, guru, dan warga sekolah. Materi berikutnya adalah Wawasan Wiyata Mandala, yang memperkenalkan fungsi sekolah sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter, serta pengembangan potensi peserta didik. Melalui materi ini, murid diajak memahami hak, kewajiban, tata tertib, serta pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang tertib, aman, dan nyaman.
Pada sesi Aku dan Sekolahku, peserta dikenalkan dengan profil SMP Negeri 3 Kota Pontianak, visi dan misi sekolah, berbagai program unggulan, fasilitas, serta budaya positif yang menjadi ciri khas sekolah. Selanjutnya, melalui kegiatan Aku dan Sekitarku, murid baru diajak mengenal lingkungan fisik sekolah beserta sarana dan prasarana yang tersedia, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan sekolah. Semangat pembentukan karakter semakin diperkuat melalui materi Aku Anak Indonesia Hebat, Karakter Kuat. Dalam sesi ini, peserta didik diajak menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, gotong royong, rasa hormat, serta semangat belajar sebagai bekal menjadi generasi Indonesia yang berkarakter dan berprestasi.
Sebagai penutup kegiatan hari pertama, seluruh peserta mengikuti Refleksi dan Doa Penutup. Melalui refleksi, murid diajak menyampaikan pengalaman dan kesan selama mengikuti MPLS, kemudian bersama-sama memanjatkan doa agar kegiatan belajar selama satu tahun pelajaran berjalan lancar, penuh semangat, serta memperoleh keberkahan. Salah seorang orang tua murid, Bapak Abdul Bahri, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Program GAMAS. Menurutnya, keterlibatan ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna yang sangat penting bagi perkembangan mental dan karakter anak.
"Program GAMAS sangat baik karena dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak. Anak merasa memiliki sosok ayah yang peduli terhadap pendidikannya dan hadir mendampingi pada momen penting saat memasuki lingkungan sekolah yang baru. Kehadiran ayah juga menumbuhkan rasa berani karena anak merasa ada orang tua yang melindungi serta ada orang-orang di lingkungan sekolah yang siap menerima dan membimbingnya," ujar Bapak Abdul Bahri . Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara keluarga dan sekolah merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
"Menurut saya, hal ini sangat penting karena dapat menjadi salah satu upaya untuk mencegah praktik-praktik bullying di sekolah. Ketika anak merasa dihargai, didukung oleh keluarga, dan diterima oleh lingkungan sekolah, mereka akan lebih percaya diri, mudah beradaptasi, serta mampu membangun hubungan yang positif dengan teman-temannya," tambahnya.
Pelaksanaan Program GAMAS yang mengawali kegiatan MPLS menjadi simbol sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendukung keberhasilan pendidikan. Diharapkan kolaborasi tersebut terus terjalin sehingga mampu mewujudkan peserta didik yang berkarakter, berakhlak mulia, percaya diri, serta siap menghadapi tantangan masa depan.